Empat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidayah menjadi pilot project Pendidikan Matematika Realistic Indonesia di Kupang-Nusa Tenggara Timur. Adapun kelima sekolah tersebut yaitu: yakni SDI Nasipanaf, SDN Angkasa, SD Kristen Tunas Bangsa, SD Katholik Rosa Mistika dan MI Oesapa. Dalam pelaksanaannya, kelima sekolah tersebut mendapat pendampingan dari dosen Undana.
Sebagai langkah awal pelaksanaan PMRI di NTT, PMRI Pusat mengadakan workshop di Universitas Nusa Cendana selama 2 hari (17-18 Oktober 2011). Bapak Dr. Yansen Marpaung dan Ibu Yuniarti, S.Pd hadir di Kupang dalam kegiatan dimaksud. Para guru dan dosen menghadiri workshop yang diadakan di kampus A Undana. Sebelum kegiatan ditutup pada 18 Oktober, SD Kristen Tunas Bangsa mendapat kesempatan untuk melakukan simulasi pembelajaran matematika menggunakan pendekatan PMRI disekolah tersebut yang dibawa langsung oleh ibu Yuniarti dan bapak Yansen Marpahung dari P4MRI pusat.
Ketua Pusat Pengembangan dan Penelitian Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (P4MRi) Undana Kupang, Drs. Wara Sabon Dominikus,M.Sc, berharap semoga dengan pendekatan PMRI anak-anak tidak takut lagi dengan matematika. PMRI menjadi dasar atau bekal bagi mereka agar menyukai mata pelajaran matematika karena selama ini pendekatan pembelajaran matematika yang digunakan sekolah tidak membangkitkan minat dan motivasi siswa untuk belajar
(Sumber : Pos Kupang dan tim PMRI Undana)
Berita terkait klik: Start Up PMRI di Universitas Nusa Cendana, Kupang